Kamis, 28 Maret 2019

Online Journalism and Civil Life•••

    Haloo sahabat blogger-ku. Balik lagi ketemu tulisan-tulisanku dalam blog lilin kehidupan. Hmm sorry kali ini aku telat sehari dalam mempost karena ada beberapa kesibukan dihari kamis. Oke sahabatku, kali ini aku akan sedikit membahas mengenai Online Journalism and Civil Life. Sebenernya munculnya jurnalisme online pada kehidupan diera sekarang merupakan sebuah perkembangan dari dunia jurnalistik yang membantu kehidupan bernegara. Jurnalistik sendiri adalah orang yang pekerjaannya berkaitan dengan pemberitaan atau penyajian informasi, dalam hal ini pekerjaan ini meliputi peliputan berita hingga penyajian di media massa oleh karena itu jurnalisme online sendiri adalah seorang jurnalis pada media seperti website, blog, atau forum di berbagai sosial media. 
     Dalam kehidupan bernegara jurnalisme online saat ini memiliki beberapa peran. Peran penting yang pertama yakni dalam komunikasi dan model demokerasi dimana saat ini jurnalisme online telah menjadi tempat pembentuk opini atau tempat diskusi bagi masyarakat. Di balik konsepsi demokrasi yang berbeda, kita mungkin menemukan konsepsi yang berbeda tentang peran politik media. Namun ternyata saat ini masyarakat dapat berperan secara langsung berkat adanya jurnalisme online. Salah satu teori yang berkaitan dengan komunikasi publik dan peran yang dilakukan oleh media adalah model demokerasi deliberatif yang berupaya mengungkap diskusi kolektif yang rasional antara warga negara dalam proses politik.
     Peran jurnalisme online selanjutnya adalah dalam bidang demokerasi untuk meningkatkan kewarganegaraan dengan adanya jurnalisme online warga negara atau masyarakat dapat menggunakan fasilitas atau fitur-fitur yang terdapat pada jurnalisme online untuk menyampaikan kritik - kritik melalui media massa. Contoh saja seperti perusahaan detik.com yang saat ini merambah ke platform media sosial twitter. Dalam mempublikasikan beritanya ia menggunakan media twitter untuk memberi tahu kepada publik serta memberi kesempatan kepada publik untuk memberikan kritik dan saran melalui akun detik.com yang terdapat pada platform twitter. Hal itu merupakan contoh dari dengan jurnalisme online dapat memungkinkan adanya interaktivitas yang kuat dengan publik yang menghasilkan jenis diskusi publik baru. Karena dalam jurnalisme online akan membuka agenda atau isu-isu yang selama ini tidak ditampilkan dan disorot oleh jurnalisme tradisional. 
  Jurnalisme online sendiri didalamnya terdapat citizen jurnalism dan jurnalisme partisipatif. Dalam citizen jurnalism warga negara memiliki peran aktif dalam dunia jurnalistik dimana didalamnya warga negara diberikan kebebasan untuk membuat dan mengelola berita yang dapat dipublikasikan melalui media online atau melalui media sosial pribadi. Contohnya ialah sebuah kejadian yang terjadi di kota malang mengenai tindakan seorang Ibu yang mendorong anaknya dari mobil yang tidak sengaja terekam oleh salah satu pemilik akun di instagram dan kemudian dipublikasikan melalui akun instagram yang pada saat ini menjadi berita yang viral sedang disoroti oleh masyarakat yang pada akhirnya diunggah kembali oleh salah satu akun media sosial terkenal di instagram yakni lambe turah.
   
     Sedangkan jurnalisme partisipatif warga negara memiliki peran dalam mencari berita namun dalam hal publikasinya berita itu dipublikasikan melalui campur tangan perusahaan media dan tidak menggunakan media sosial milik pribadinya untuk mempublikasikan. Seperti contohnya berita yang dimuat melalui line today merupakan salah satu platform online milik sebuah perusahaan dimana berita yang dimuat dalam platform tersebut biasanya membantu masyarakat dalam hal publikasi dan mengolah berita yang telah dicari oleh masyarakat. Jadi seperti itu sahabat sedikit tulisanku mengenai Online Journalism and Civil Life.

Love, Diana - Lilin Kehidupan. 

Kamis, 14 Maret 2019

Aku, Bersyukur.


    Haloo sahabat blogger-ku dimanapun kalian berada saat ini, semoga saja sang pencipta selalu melimpahkan rahmat dan kebahagiaan kepada kalian dipagi, siang, dan malam hari. Sahabatku, kali ini aku akan menceritakan beberapa hal mengenai rasa bersyukurku saat ini.

    Well, kenapa aku bersyukur (?) Hal ini berkaitan erat dengan konvergensi media. Tapi sebelumnya akan aku jelaskan sedikit mengenai apa itu konvergensi media.
Konvergensi media sendiri ialah sebuah peleburan  atau bergabungnya media - media yang awalnya terpisah menjadi satu kedalam sebuah media tunggal. Seperti yang telah dijelaskan oleh salah satu ahli bahwa konvergensi media sebagai aliran konten di beberapa platform media, kerjasama industri dengan media dan kegiatan migrasi media.
    Cerita bersyukurku saat ini dimulai dari saat aku duduk dibangku SD bersama kakak perempuanku sering kali selepas pulang sekolah kita pergi ke kota di kecamatan untuk menyewa sebuah "kaset film" di sebuah toko penyewaan kaset yang disebut movies. Dimana didalamnya tersusun rapi ratusan kaset film berbagai genre dan judul film baik film indonesia maupun luar negeri di sebuah rak tinggi yang berjejeran dengan rapi.
Hobi menonton filmku memang dimulai sedari aku kecil hingga saat ini. Meskipun saat ini memang aku tak se-addicthe dulu karena kesibukan yang sering kali menghantui hari - hariku.
    Selesai menyewa kaset di movies kita pulang kerumah untuk segera menonton film - film dari kaset yang kita sewa. Dulu kita selalu menonton film tersebut menggunakan bantuan sebuah alat yakni "vcd player" yang tersambung dengan televisi dirumah. Kegiatan itu berakhir hingga aku menginjak kelas 1 SMP. Saat itu dengan adanya perkembangan teknologi dan zaman aku mulai mengenal dunia internet. Karena aktivitasku mulai beralih dihabiskan dengan "nongkrong" disebuah bilik kotak sempit warnet fokus menghadap layar komputer. Saat itu aku mulai mengenal aku mengenal facebook. Sebuah platform yang menghubungkanku dengan banyak teman. Namun karena kebiasaan itu orang tuaku mulai mengkhawatirkanku karena stigma masyarakat mengenai "warnet" mulai buruk. Oleh karena itu kedua orang tuaku membelikan aku sebuah laptop acer-bekas dan sebuah modem. Disitulah aku mulai kembali melakukan kegiatan menonton film dulu dan tetap bisa bermain facebook. Karena dengan adanya laptop dan modem, aku mulai bisa mendownload sendiri film - film yang aku inginkan tanpa harus meminjam kaset film di movies serta menonton menggunakan vcd player dan televisi. Bermain facebook sepuasnya serta mencari informasi - informasi dapat dilakukan dirumah dengan pengawasan orang tua.
    Sungguh saat itu aku merasa bersyukur dengan kemudahan itu. Apalagi saat ini, aku merasa sangat bersyukur karena tak perlu lagi menggunakan laptop yang ukurannya cukup besar dan berat karena saat ini dengan adanya "smartphone" sebuah barang yang berukuran lebih kecil dan ringan dari laptop benda ini memiliki kecanggihan lebih dari laptop. Tak perlu modem dan laptop, cukup sebuah smarthphone oppo yang aku miliki saat ini dan sebuah kartu yang berisi kuota aku dapat mengunduh dan menonton film menggunakan benda ini dimanapun aku berada. Serta bermain facebook dimanapun saja. Namun bukan hanya itu saja kegunaan dari smarthphone, karena banyak hal dapat kita lakukan seperti berfoto, berkomunikasi dengan orang yang jauh, menghitung, menjadi alarm, serta masih banyak lainnya. Maka dengan adanya smarthphone oppo ini memberikan kemudahan bagi saya setiap harinya, multifungsi yang terdapat pada smartphone memang telah membantu jutaan manusia dibumi ini. 

    Mungkin begitulah cerita bersyukurku saat ini sahabat. Dengan adanya kecanggihan teknologi dan kemunculan smarthphone telah membantuku dalam berbagi hal setiap harinya. Terimakasih smarthphoneku kini aku sekarang bisa menonton film dikamar mandi:)



Love, Diana - Lilin Kehidupan. 

Kamis, 07 Maret 2019

Perkenalan Diri🚀

Halooo para sahabat blogger semua^^
     Selamat datang di blog pertama saya, sebelumnya perkenalkan terlebih dahulu. Saya Dian Anggreani atau lebih akrab disapa Diana selaku pemilik serta penulis dalam blog ini. Sahabat blogger, saat ini saya berusia 21 tahun tepatnya pada akhir bulan januari kemarin. Saat ini status saya masih menjadi mahasiswa aktif di sebuah universitas negeri yang ada di kota magelang, jawa tengah.
     Sahabat blogger sekalian, blog ini merupakan media sosial pertama dimana ini adalah tempat pertama saya menuliskan dan mencurahkan ide dan pikiran saya. Jadi jika banyak kesalahan mohon dimaklumi ya sahabat!:) Karena ini adalah salah satu proses belajar saya, jadi harap dimaklumi ya sahabat. Ohya, untuk sahabat blogger disini tetap bisa memanggil saya dengan sapaan akrab "Diana" seperti kawan lainnya ya^^
     Demikian perkenalan singkat mengenai saya. Semoga blog ini bisa menjadi perekat tali silaturrahmi para sahabat blogger dan semoga tulisan - tulisan saya nantinya bermanfaat untuk kita semua! :)



Love, Diana - Lilin Kehidupan.

Tanggung jawab seorang ‘jurnalis’ berat?

    Halo sahabat blogku, ketemu lagi minggu ini dengan tulisanku yay!^^ Jadi kali ini aku bakalan bahas sedikit mengenai pergeseran dun...