Sabtu, 25 Mei 2019

Tanggung jawab seorang ‘jurnalis’ berat?

    Halo sahabat blogku, ketemu lagi minggu ini dengan tulisanku yay!^^
Jadi kali ini aku bakalan bahas sedikit mengenai pergeseran dunia jurnalis sebagai akibat dari perkembangan teknologi yang mendorong jurnalis untuk multitalent dan multitasking. 
    Di era saat ini seiring dengan perkembangan teknologi dan zaman dunia jurnalispun semakin bergeser dan berubah. Dahulu pekerjaan jurnalis tak seberat sekarang hal ini dikarenakan seorang jurnalis saat ini dituntut harus multitalent dan multitasking. Kenapa karena seorang jurnalis saat ini juga dituntut oleh kecepatan sehingga sekarang pekerjaan seorang jurnalis saat ini termasuk kedalam pekerjaan berat yang memiliki tanggung jawab besar. 
    Pekerjaan seorang jurnalis pada zaman dahulu dianggap hanya sebagai pekerjaan freelance atau kontrak namun seiring dengan perkembangan zaman pekerjaan seorang jurnalis berubah menjadi sebuah pekerjaan yang berkelanjutan apalagi setelah adanya perkembangan zaman kini dengan adanya jurnalisme online telah memberikan ruang lebih luas untuk para pekerja jurnalis.
   Namun dengan melebarnya ruang pekerjaan jurnalis dengan kehadiran jurnalisme online saat ini pekerjaan seorang jurnalis lebih sering mendapatkan tekanan dari pihak media. Hal ini karena waktu dan roda berputar lebih cepat dengan kehadiran jurnalisme online. Seorang jurnalis saat ini harus multitalent dimana ia harus mampu mengelola semua hal sendiri dan harus mampu menjadi bidang apapun dalam dunia jurnalis. Bukan hanya itu saja seorang jurnalis juga harus multitasking dimana dengan adanya tuntutan kecepatan kehadiran jurnalisme online ia harus dapat mengendalikan semua pekerjaan sendiri dengan baik.
   Hal ini menjadikan pekerjaan jurnalis pada era sekarang memiliki tanggung jawab yang berat meskipun sejak dulu memang sudah berat namun sekarang lebih berat lagi. Jadi mari kita menghargai pekerjaan seorang jurnalis!^^

Sabtu, 18 Mei 2019

Hah “ROBOT JURNALISME!”

     Halooooo sahabat bloggerku! Setelah sekian lama kita ga berjumpa ya, akhirnya aku kembali lagi ingin menulis dan bercerita diblogku. 
   Kali ini aku akan bercerita mengenai ‘Robot Jurnalisme’ nah apakah sahabat udah pada tau mengenai hal tersebut? 
Pertama jangan dibayangkan ya robot jurnalisme disini berbentuk seperti robot pada umumnya yang tengah berkembang pada saat ini ya. Karena robot jurnalisme disini tidak berbentuk seperti itu. Jadi apa sih robot jurnalisme itu? Nah robot jurnalisme itu adalah  merupakan salah satu jenis dari computer-assisted reporting (CAR) tingkat lanjut yang menggunakan Artificial Intelligence (AI). Dimana Al sendiri ini adalah sebuah kemampuan sebuah komputer untuk berfikir seperti manusia.  
     Robot jurnalisme saat ini merupakan sebuh penemuan yang telah membantu pekerjaan dari seorang jurnalis atau wartawan dalam menulis berita. Dengan kemampuannya yang dianggap lebih lebih andal dalam 
mengolah dan menganalis data. Bahkan, mampu menulis lebih banyak dengan kesalahan yang lebih kecil. Apalagi, mesin memiliki kelebihan lain seperti tidak kenal lelah, tidak memerlukan liburan, dan tidak takut terhadap tenggat waktu untuk terus memproduksi konten. Hal ini saat ini menjadi sebuah ancaman bagi para pekerja jurnalis atau wartawan karena posisinya yang dapat tergeserkan oleh sebuah robot jurnalisme. 
     Namun meskipun dianggap lebih handal ternyata sebuah robot jurnalisme tidak sekreatif dari jurnalisme manusia yang dapat memiliki tingkat kreativitas yang tinggi karena ternyata robot jurnalisme hanya dapat mengolah berita yang konsisten dan berupa statistik pengulangan oleh karena itu dengan kelebihan dan kekurangan dari sebuah robot jurnalisme masih sangat membutuhkan seorang jurnalisme manusia dan ilmuwan komputer. 
Nah dengan kelebihannya ini apakah robot jurnalisme tidak pernah melakukan sebuah kesalahan? Jawabannya adalah pernah! Seperti yang disebutkan dalam dalam LA  Times, robot penulis berita peringatan gempa, Quakebot ternyata merilis informasi yang keliru akibat kesalahan data yang dirilis oleh pegawai Badan Geologi Nasional AS. Hal ini membuktikan bahwa sebuah robot jurnalismepun memungkinkan melakukan sebuah kesalahan. Sehingga bagaimanpun sebuah peran jurnalisme manusia tidak mungkin tergantikan begitu saja oleh robot jurnalisme. Sebuah robot jurnalisme hanya membantu pekerjaan jurnalisme manusia tidak menggantikan pekerjaan mereka. 
    Pada saat ini salah satu media di Indonesia yang telah memanfaatkan AI untuk membantu proses produksi berita adalah Beritagar.id, sebuah situs kurasi berita dari berbagai jenis media daring. Teknologi ini memanfaatkan Computer Assisted Reporting (CAR) atau jurnalis robot yang mengimplementasikan teknologi AI dengan pendekatan ML dan NLP. Teknologi tersebut dikembangkan oleh Rekanalar, perusahaan komputasi linguistik yang diinisiasi Jim Geovedi. Tidak seperti situs agregasi berita yang hanya mengumpulkan link (tautan), Beritagar.id mengumpulkan dan menganalisis beragam konten di internet dan menceritakannya kembali dengan teknologi CAR. Redaksi i
kemudian berperan dalam kurasi, penyuntingan. 
Sumber :
https://beritagar.id/tentang-kami
Eko Razaki, PRAKTIK JURNALISME ROBOT, SENJAKALA JURNALIS?

Rabu, 10 April 2019

Analogi Logika••Dochi Sadega

   Halo sahabat bloggerku^^ apa kabar kalian? eh sahabat, ngomong - ngomong kalian punya ga sih genre musik favorit atau album favorit dari penyanyi favorit kalian? Pasti punya dong yaaa. Aku juga punya loh sahabat, aku punya genre musik favorit aku sebelum viralnya genre indie di era sekarang. Genre musik favoritku sebelum kerasukan genre indie itu adalah genre pop-punk! agak gimana memang ya sahabat. Tapi dari genre musik pop-punk aku paling suka nih sama lagu-lagunya dari Dochi Sadega. Kalian pasti taukan siapa dochi sadega itu. Itu loh salah satu personil dari pee wee gaskins. 
     Meskipun dia seorang gitaris dari pee wee gaskins, dia juga mengeluarkan albumnya sendiri. Yang berjudul 'analogi logika'. Meskipun tergolong album ini adalah album mini tapi lagu-lagunya beuh sempat viral pada zamannya. hehehe
   Album analogi logika ini dikeluarkan oleh Dochi Sadega pada tahun 2012. Hmm sudah lama sekali ya sahabat. 
    Namun menurut saya album ini sangat membekas hingga saat ini. Lagu-lagu yang terdapat pada album mini ini masih enak didengarkan hingga sekarang. 
  Dalam album mini ini hanya berisi 5 lagu saja sahabat. Makanya album ini tergolong dalam album mini. hehehe. Album single yang dikeluarkan oleh bassist pee wee gaskins ini menurut saya berisi lagu-lagu yang easy listening meskipun masuk dalam genre pop-punk.
   Salah satu lagu favorit saya dalam album mini ini ialah fluktasi glukosa. Hingga saat ini lagu itu masih masuk dalam deretan lagu favorit saya loh sahabat :D alasan saya menyukai lagu fluktasi glukosa itu bukan hanya enak didengarkan saja namun lirik yang terdapat pada lagu tersebut menurut saya 'ngena banget' bagi kaum muda yang sedang jatuh cinta. Lagu ini juga merupakan salah satu lagi yang diciptakan oleh Dochi Sadega berdasarkan pengalaman kisah cintanya dengan salah satu Aktris Dinda Kanyadewi.  Dochi sendiri menganalogikan perasaan jatuh cinta sebagai “fluktuasi” dan momen-momen manis sebagai “glukosa”. 
Ohya sahabat berikut ini adalah daftar
lagu yang terdapat dalam album analogi logika :
-Dalam Kelam
-Ten Fold Apology
-Just To Dream Of You
-Fluktuasi Glukosa
-Yang Terakhir


Sabtu, 06 April 2019

Tahun Politik dan Knalpot 'treng - treng'

  


   Halo sahabat bloggerku kali ini jumpa kali denganku. Dalam kesempatan ini aku akan menyampaikan sedikit opiniku terhadap suatu permasalahan yang menurutku lumayan mengganggu. Yap! Tahun politik, tahun ini adalah tahun politik sahabat. Kenapa disebut tahun politik karena tahun ini di negaraku Indonesia sedang berlangsungnya pesta demokerasi besar-besaran. Gimana ga besar sahabat. Tahun ini akan ada pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPRD loh yang dilakukan secara serentak bersama pada tanggal 17 April 2019. Sebelum menuju hari tersebut pastinya semua calon akan berlomba - lomba merebut hati masyarakat untuk memilihnya. Berbagai cara mereka pasti lakukan salah satunya yang dilakukan oleh beberapa calon DPRD daerah magelang dari sebuah partai besar di Indonesia. Mereka menggunakan jalur kampanye dengan knalpot 'treng-treng'. 
     Kampanye sendiri adalah sebuah tindakan  yang bertujuan mendapatkan pencapaian dukungan, usaha kampanye sendiri bisa dilakukan oleh peorangan atau sekelompok orang yang terorganisir untuk melakukan pencapaian suatu proses pengambilan keputusan di dalam suatu kelompok, kampanye biasa juga dilakukan guna memengaruhi masyarakat. Sedangkan apa si knalpot 'treng-treng'? Knalpot 'treng-treng' adalah knalpot motor yang mengeluarkan tingkat suara kebisingan jauh lebih tinggi dibandingkan knalpot biasa. Biasanya yang menggunakan knalpot ini adalah jenis motor Rx-King. Kampanye yang dilakukan oleh paslon tersebut dilakukan dijalan raya dengan arak-arakan masyarakat pendukungnya yang menggunakan knalpot 'treng-treng' alias knalpot bobokan. Kampanye ini menurut opini saya sangat tidak efektif bagaimana tidak efektif karena kegiatan kampanye ini dilakukan di jalan raya dimana semua masyarakat berhak melewatinya dan dilakukan arak-arakan hingga melewati jalan gang di pedesaan. Suara bising yang dikeluarkan dari jenis kendaraan dengan knalpot 'treng-treng' ini saja sudah membuat polusi telinga apalagi asap yang dikeluarkan dari jenis motor ini dengan jumlah banyak akan mengeluarkan asap yang akan membuat polusi udara semakin banyak. 

     Menurut aku nih sahabat, tidak perlu seharusnya seorang paslon melakukan kampanye dengan cara seperti ini. Seharusnya seorang calon wakil rakyat dalam menarik simpatisannya bisa menggunakan cara yang lebih baik dengan tidak menganggu masyarakat lainnya. Hal ini bagi beberapa pihak termasuk saya sendiri justru membuat tidak tertarik untuk dipihaknya karena hal ini menurutku sangat tidak mencirikan seorang wakil rakyat yang seharusnya bersikap adil dan bijaksana. Dari cara dia berkampanya saja menurut pendapat saya tidak adil.  Bagaimana bersikap adil, kampanye menggunakan cara seperti itu hanya berada di pihak mereka yang suka menggunakan dan mendengarkan kebisingan yang bersumber dari suara knalpot tersebut tanpa memikirkan pihak lainnya yang ada di daerah atau jalan raya yang sedang mereka gunakan. Tidak hanya mengeluarkan suara bising, kampanye ini juga menimbulkan kemacetan dibeberapa titik daerah Magelang. Bukan itu saja knalpot yang digunakan para pendukungnya juga sudah jelas tidak sesuai dengan aturan dari pemerintah yang artinya melanggar peraturan. Hal itu sudah terlihat jelas kan sahabat bahwa kampanye dengan jalur seperti ini tidak patut untuk kita tiru. Sebenarnya ada banyak cara  yang bisa dilakukan untuk menarik simpatisan tapi apakah mereka harus menggunakan cara seperti ini. Gunakanlah cara yang mencirikan calon wakil rakyat yang baik, adil dan bijaksana. Begitulah sedikit opini saya mengenai tahun politik dan knalpot 'treng-treng'. 
#SalamAntiTreng-Treng

Love, Diana - Lilin Kehidupan 

Kamis, 28 Maret 2019

Online Journalism and Civil Life•••

    Haloo sahabat blogger-ku. Balik lagi ketemu tulisan-tulisanku dalam blog lilin kehidupan. Hmm sorry kali ini aku telat sehari dalam mempost karena ada beberapa kesibukan dihari kamis. Oke sahabatku, kali ini aku akan sedikit membahas mengenai Online Journalism and Civil Life. Sebenernya munculnya jurnalisme online pada kehidupan diera sekarang merupakan sebuah perkembangan dari dunia jurnalistik yang membantu kehidupan bernegara. Jurnalistik sendiri adalah orang yang pekerjaannya berkaitan dengan pemberitaan atau penyajian informasi, dalam hal ini pekerjaan ini meliputi peliputan berita hingga penyajian di media massa oleh karena itu jurnalisme online sendiri adalah seorang jurnalis pada media seperti website, blog, atau forum di berbagai sosial media. 
     Dalam kehidupan bernegara jurnalisme online saat ini memiliki beberapa peran. Peran penting yang pertama yakni dalam komunikasi dan model demokerasi dimana saat ini jurnalisme online telah menjadi tempat pembentuk opini atau tempat diskusi bagi masyarakat. Di balik konsepsi demokrasi yang berbeda, kita mungkin menemukan konsepsi yang berbeda tentang peran politik media. Namun ternyata saat ini masyarakat dapat berperan secara langsung berkat adanya jurnalisme online. Salah satu teori yang berkaitan dengan komunikasi publik dan peran yang dilakukan oleh media adalah model demokerasi deliberatif yang berupaya mengungkap diskusi kolektif yang rasional antara warga negara dalam proses politik.
     Peran jurnalisme online selanjutnya adalah dalam bidang demokerasi untuk meningkatkan kewarganegaraan dengan adanya jurnalisme online warga negara atau masyarakat dapat menggunakan fasilitas atau fitur-fitur yang terdapat pada jurnalisme online untuk menyampaikan kritik - kritik melalui media massa. Contoh saja seperti perusahaan detik.com yang saat ini merambah ke platform media sosial twitter. Dalam mempublikasikan beritanya ia menggunakan media twitter untuk memberi tahu kepada publik serta memberi kesempatan kepada publik untuk memberikan kritik dan saran melalui akun detik.com yang terdapat pada platform twitter. Hal itu merupakan contoh dari dengan jurnalisme online dapat memungkinkan adanya interaktivitas yang kuat dengan publik yang menghasilkan jenis diskusi publik baru. Karena dalam jurnalisme online akan membuka agenda atau isu-isu yang selama ini tidak ditampilkan dan disorot oleh jurnalisme tradisional. 
  Jurnalisme online sendiri didalamnya terdapat citizen jurnalism dan jurnalisme partisipatif. Dalam citizen jurnalism warga negara memiliki peran aktif dalam dunia jurnalistik dimana didalamnya warga negara diberikan kebebasan untuk membuat dan mengelola berita yang dapat dipublikasikan melalui media online atau melalui media sosial pribadi. Contohnya ialah sebuah kejadian yang terjadi di kota malang mengenai tindakan seorang Ibu yang mendorong anaknya dari mobil yang tidak sengaja terekam oleh salah satu pemilik akun di instagram dan kemudian dipublikasikan melalui akun instagram yang pada saat ini menjadi berita yang viral sedang disoroti oleh masyarakat yang pada akhirnya diunggah kembali oleh salah satu akun media sosial terkenal di instagram yakni lambe turah.
   
     Sedangkan jurnalisme partisipatif warga negara memiliki peran dalam mencari berita namun dalam hal publikasinya berita itu dipublikasikan melalui campur tangan perusahaan media dan tidak menggunakan media sosial milik pribadinya untuk mempublikasikan. Seperti contohnya berita yang dimuat melalui line today merupakan salah satu platform online milik sebuah perusahaan dimana berita yang dimuat dalam platform tersebut biasanya membantu masyarakat dalam hal publikasi dan mengolah berita yang telah dicari oleh masyarakat. Jadi seperti itu sahabat sedikit tulisanku mengenai Online Journalism and Civil Life.

Love, Diana - Lilin Kehidupan. 

Kamis, 14 Maret 2019

Aku, Bersyukur.


    Haloo sahabat blogger-ku dimanapun kalian berada saat ini, semoga saja sang pencipta selalu melimpahkan rahmat dan kebahagiaan kepada kalian dipagi, siang, dan malam hari. Sahabatku, kali ini aku akan menceritakan beberapa hal mengenai rasa bersyukurku saat ini.

    Well, kenapa aku bersyukur (?) Hal ini berkaitan erat dengan konvergensi media. Tapi sebelumnya akan aku jelaskan sedikit mengenai apa itu konvergensi media.
Konvergensi media sendiri ialah sebuah peleburan  atau bergabungnya media - media yang awalnya terpisah menjadi satu kedalam sebuah media tunggal. Seperti yang telah dijelaskan oleh salah satu ahli bahwa konvergensi media sebagai aliran konten di beberapa platform media, kerjasama industri dengan media dan kegiatan migrasi media.
    Cerita bersyukurku saat ini dimulai dari saat aku duduk dibangku SD bersama kakak perempuanku sering kali selepas pulang sekolah kita pergi ke kota di kecamatan untuk menyewa sebuah "kaset film" di sebuah toko penyewaan kaset yang disebut movies. Dimana didalamnya tersusun rapi ratusan kaset film berbagai genre dan judul film baik film indonesia maupun luar negeri di sebuah rak tinggi yang berjejeran dengan rapi.
Hobi menonton filmku memang dimulai sedari aku kecil hingga saat ini. Meskipun saat ini memang aku tak se-addicthe dulu karena kesibukan yang sering kali menghantui hari - hariku.
    Selesai menyewa kaset di movies kita pulang kerumah untuk segera menonton film - film dari kaset yang kita sewa. Dulu kita selalu menonton film tersebut menggunakan bantuan sebuah alat yakni "vcd player" yang tersambung dengan televisi dirumah. Kegiatan itu berakhir hingga aku menginjak kelas 1 SMP. Saat itu dengan adanya perkembangan teknologi dan zaman aku mulai mengenal dunia internet. Karena aktivitasku mulai beralih dihabiskan dengan "nongkrong" disebuah bilik kotak sempit warnet fokus menghadap layar komputer. Saat itu aku mulai mengenal aku mengenal facebook. Sebuah platform yang menghubungkanku dengan banyak teman. Namun karena kebiasaan itu orang tuaku mulai mengkhawatirkanku karena stigma masyarakat mengenai "warnet" mulai buruk. Oleh karena itu kedua orang tuaku membelikan aku sebuah laptop acer-bekas dan sebuah modem. Disitulah aku mulai kembali melakukan kegiatan menonton film dulu dan tetap bisa bermain facebook. Karena dengan adanya laptop dan modem, aku mulai bisa mendownload sendiri film - film yang aku inginkan tanpa harus meminjam kaset film di movies serta menonton menggunakan vcd player dan televisi. Bermain facebook sepuasnya serta mencari informasi - informasi dapat dilakukan dirumah dengan pengawasan orang tua.
    Sungguh saat itu aku merasa bersyukur dengan kemudahan itu. Apalagi saat ini, aku merasa sangat bersyukur karena tak perlu lagi menggunakan laptop yang ukurannya cukup besar dan berat karena saat ini dengan adanya "smartphone" sebuah barang yang berukuran lebih kecil dan ringan dari laptop benda ini memiliki kecanggihan lebih dari laptop. Tak perlu modem dan laptop, cukup sebuah smarthphone oppo yang aku miliki saat ini dan sebuah kartu yang berisi kuota aku dapat mengunduh dan menonton film menggunakan benda ini dimanapun aku berada. Serta bermain facebook dimanapun saja. Namun bukan hanya itu saja kegunaan dari smarthphone, karena banyak hal dapat kita lakukan seperti berfoto, berkomunikasi dengan orang yang jauh, menghitung, menjadi alarm, serta masih banyak lainnya. Maka dengan adanya smarthphone oppo ini memberikan kemudahan bagi saya setiap harinya, multifungsi yang terdapat pada smartphone memang telah membantu jutaan manusia dibumi ini. 

    Mungkin begitulah cerita bersyukurku saat ini sahabat. Dengan adanya kecanggihan teknologi dan kemunculan smarthphone telah membantuku dalam berbagi hal setiap harinya. Terimakasih smarthphoneku kini aku sekarang bisa menonton film dikamar mandi:)



Love, Diana - Lilin Kehidupan. 

Kamis, 07 Maret 2019

Perkenalan Diri🚀

Halooo para sahabat blogger semua^^
     Selamat datang di blog pertama saya, sebelumnya perkenalkan terlebih dahulu. Saya Dian Anggreani atau lebih akrab disapa Diana selaku pemilik serta penulis dalam blog ini. Sahabat blogger, saat ini saya berusia 21 tahun tepatnya pada akhir bulan januari kemarin. Saat ini status saya masih menjadi mahasiswa aktif di sebuah universitas negeri yang ada di kota magelang, jawa tengah.
     Sahabat blogger sekalian, blog ini merupakan media sosial pertama dimana ini adalah tempat pertama saya menuliskan dan mencurahkan ide dan pikiran saya. Jadi jika banyak kesalahan mohon dimaklumi ya sahabat!:) Karena ini adalah salah satu proses belajar saya, jadi harap dimaklumi ya sahabat. Ohya, untuk sahabat blogger disini tetap bisa memanggil saya dengan sapaan akrab "Diana" seperti kawan lainnya ya^^
     Demikian perkenalan singkat mengenai saya. Semoga blog ini bisa menjadi perekat tali silaturrahmi para sahabat blogger dan semoga tulisan - tulisan saya nantinya bermanfaat untuk kita semua! :)



Love, Diana - Lilin Kehidupan.

Tanggung jawab seorang ‘jurnalis’ berat?

    Halo sahabat blogku, ketemu lagi minggu ini dengan tulisanku yay!^^ Jadi kali ini aku bakalan bahas sedikit mengenai pergeseran dun...