Rabu, 10 April 2019

Analogi Logika••Dochi Sadega

   Halo sahabat bloggerku^^ apa kabar kalian? eh sahabat, ngomong - ngomong kalian punya ga sih genre musik favorit atau album favorit dari penyanyi favorit kalian? Pasti punya dong yaaa. Aku juga punya loh sahabat, aku punya genre musik favorit aku sebelum viralnya genre indie di era sekarang. Genre musik favoritku sebelum kerasukan genre indie itu adalah genre pop-punk! agak gimana memang ya sahabat. Tapi dari genre musik pop-punk aku paling suka nih sama lagu-lagunya dari Dochi Sadega. Kalian pasti taukan siapa dochi sadega itu. Itu loh salah satu personil dari pee wee gaskins. 
     Meskipun dia seorang gitaris dari pee wee gaskins, dia juga mengeluarkan albumnya sendiri. Yang berjudul 'analogi logika'. Meskipun tergolong album ini adalah album mini tapi lagu-lagunya beuh sempat viral pada zamannya. hehehe
   Album analogi logika ini dikeluarkan oleh Dochi Sadega pada tahun 2012. Hmm sudah lama sekali ya sahabat. 
    Namun menurut saya album ini sangat membekas hingga saat ini. Lagu-lagu yang terdapat pada album mini ini masih enak didengarkan hingga sekarang. 
  Dalam album mini ini hanya berisi 5 lagu saja sahabat. Makanya album ini tergolong dalam album mini. hehehe. Album single yang dikeluarkan oleh bassist pee wee gaskins ini menurut saya berisi lagu-lagu yang easy listening meskipun masuk dalam genre pop-punk.
   Salah satu lagu favorit saya dalam album mini ini ialah fluktasi glukosa. Hingga saat ini lagu itu masih masuk dalam deretan lagu favorit saya loh sahabat :D alasan saya menyukai lagu fluktasi glukosa itu bukan hanya enak didengarkan saja namun lirik yang terdapat pada lagu tersebut menurut saya 'ngena banget' bagi kaum muda yang sedang jatuh cinta. Lagu ini juga merupakan salah satu lagi yang diciptakan oleh Dochi Sadega berdasarkan pengalaman kisah cintanya dengan salah satu Aktris Dinda Kanyadewi.  Dochi sendiri menganalogikan perasaan jatuh cinta sebagai “fluktuasi” dan momen-momen manis sebagai “glukosa”. 
Ohya sahabat berikut ini adalah daftar
lagu yang terdapat dalam album analogi logika :
-Dalam Kelam
-Ten Fold Apology
-Just To Dream Of You
-Fluktuasi Glukosa
-Yang Terakhir


Sabtu, 06 April 2019

Tahun Politik dan Knalpot 'treng - treng'

  


   Halo sahabat bloggerku kali ini jumpa kali denganku. Dalam kesempatan ini aku akan menyampaikan sedikit opiniku terhadap suatu permasalahan yang menurutku lumayan mengganggu. Yap! Tahun politik, tahun ini adalah tahun politik sahabat. Kenapa disebut tahun politik karena tahun ini di negaraku Indonesia sedang berlangsungnya pesta demokerasi besar-besaran. Gimana ga besar sahabat. Tahun ini akan ada pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPRD loh yang dilakukan secara serentak bersama pada tanggal 17 April 2019. Sebelum menuju hari tersebut pastinya semua calon akan berlomba - lomba merebut hati masyarakat untuk memilihnya. Berbagai cara mereka pasti lakukan salah satunya yang dilakukan oleh beberapa calon DPRD daerah magelang dari sebuah partai besar di Indonesia. Mereka menggunakan jalur kampanye dengan knalpot 'treng-treng'. 
     Kampanye sendiri adalah sebuah tindakan  yang bertujuan mendapatkan pencapaian dukungan, usaha kampanye sendiri bisa dilakukan oleh peorangan atau sekelompok orang yang terorganisir untuk melakukan pencapaian suatu proses pengambilan keputusan di dalam suatu kelompok, kampanye biasa juga dilakukan guna memengaruhi masyarakat. Sedangkan apa si knalpot 'treng-treng'? Knalpot 'treng-treng' adalah knalpot motor yang mengeluarkan tingkat suara kebisingan jauh lebih tinggi dibandingkan knalpot biasa. Biasanya yang menggunakan knalpot ini adalah jenis motor Rx-King. Kampanye yang dilakukan oleh paslon tersebut dilakukan dijalan raya dengan arak-arakan masyarakat pendukungnya yang menggunakan knalpot 'treng-treng' alias knalpot bobokan. Kampanye ini menurut opini saya sangat tidak efektif bagaimana tidak efektif karena kegiatan kampanye ini dilakukan di jalan raya dimana semua masyarakat berhak melewatinya dan dilakukan arak-arakan hingga melewati jalan gang di pedesaan. Suara bising yang dikeluarkan dari jenis kendaraan dengan knalpot 'treng-treng' ini saja sudah membuat polusi telinga apalagi asap yang dikeluarkan dari jenis motor ini dengan jumlah banyak akan mengeluarkan asap yang akan membuat polusi udara semakin banyak. 

     Menurut aku nih sahabat, tidak perlu seharusnya seorang paslon melakukan kampanye dengan cara seperti ini. Seharusnya seorang calon wakil rakyat dalam menarik simpatisannya bisa menggunakan cara yang lebih baik dengan tidak menganggu masyarakat lainnya. Hal ini bagi beberapa pihak termasuk saya sendiri justru membuat tidak tertarik untuk dipihaknya karena hal ini menurutku sangat tidak mencirikan seorang wakil rakyat yang seharusnya bersikap adil dan bijaksana. Dari cara dia berkampanya saja menurut pendapat saya tidak adil.  Bagaimana bersikap adil, kampanye menggunakan cara seperti itu hanya berada di pihak mereka yang suka menggunakan dan mendengarkan kebisingan yang bersumber dari suara knalpot tersebut tanpa memikirkan pihak lainnya yang ada di daerah atau jalan raya yang sedang mereka gunakan. Tidak hanya mengeluarkan suara bising, kampanye ini juga menimbulkan kemacetan dibeberapa titik daerah Magelang. Bukan itu saja knalpot yang digunakan para pendukungnya juga sudah jelas tidak sesuai dengan aturan dari pemerintah yang artinya melanggar peraturan. Hal itu sudah terlihat jelas kan sahabat bahwa kampanye dengan jalur seperti ini tidak patut untuk kita tiru. Sebenarnya ada banyak cara  yang bisa dilakukan untuk menarik simpatisan tapi apakah mereka harus menggunakan cara seperti ini. Gunakanlah cara yang mencirikan calon wakil rakyat yang baik, adil dan bijaksana. Begitulah sedikit opini saya mengenai tahun politik dan knalpot 'treng-treng'. 
#SalamAntiTreng-Treng

Love, Diana - Lilin Kehidupan 

Tanggung jawab seorang ‘jurnalis’ berat?

    Halo sahabat blogku, ketemu lagi minggu ini dengan tulisanku yay!^^ Jadi kali ini aku bakalan bahas sedikit mengenai pergeseran dun...